Berita

Berita

PKKMB STIFA Pelita Mas Palu: From Science to Service, Become Future Pharmapreneur

Pada tanggal 19-20 Januari 2026, STIFA Pelita Mas Palu mengadakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang merupakan kegiatan pertama bagi mahasiswa angkatan pertama, termasuk mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kehidupan kampus, sistem akademik, dan budaya yang ada di STIFA Pelita Mas Palu. Selama dua hari, mahasiswa baru diberi pemahaman mendalam tentang struktur organisasi kampus, etika akademik, serta cara-cara untuk beradaptasi dengan lingkungan kampus yang berbasis pada integritas dan kolaborasi. Mereka juga diajak untuk memahami tantangan dan peluang yang akan dihadapi selama masa perkuliahan, serta pentingnya peran mereka sebagai calon apoteker yang profesional dan berintegritas. PKKMB ini diharapkan dapat memberikan bekal yang kuat bagi mahasiswa baru untuk memulai perjalanan akademiknya, serta membentuk karakter yang siap menghadapi dunia farmasi dan kesehatan. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara mahasiswa baru, pengurus kampus, dan para senior, menjadikan mereka bagian dari keluarga besar STIFA Pelita Mas Palu. Dengan berakhirnya kegiatan ini, mahasiswa baru siap melangkah lebih jauh dalam perkuliahan, menggali potensi diri, serta berkontribusi positif bagi lingkungan kampus dan masyarakat.

Berita

KKN Profesi Kesehatan STIFA Pelita Mas Palu Angkatan XXIV Tahun 2025 Berjalan Baik

Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFA) Pelita Mas Palu Angkatan XXIV Tahun 2025 dinilai berjalan baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat di Kabupaten Banggai dan Kota Palu. Penilaian tersebut disampaikan dalam Seminar Evaluasi KKN sebagai bagian dari penilaian pelaksanaan kegiatan mahasiswa di lapangan. Ketua STIFA Pelita Mas Palu, Prof. Dr. Apt. Joni Tandi, M.Kes, menyampaikan bahwa secara umum seluruh program KKN dapat dilaksanakan dan diselesaikan dengan baik. Meskipun terdapat sejumlah kendala, program kerja mahasiswa dinilai tuntas dan berdampak positif terhadap peningkatan kesehatan masyarakat. Salah satu fokus utama KKN di Kabupaten Banggai adalah edukasi dan penanganan tuberkulosis (TBC), termasuk penyuluhan pencegahan dan pentingnya pengobatan yang tepat. Ketua Panitia KKN Angkatan XXIV Tahun 2025, Dr. Apt. Syafika Alaydrus, M.Si, menjelaskan bahwa hasil evaluasi menunjukkan tingkat ketercapaian program hampir mencapai 100 persen. Program prioritas KKN meliputi penanganan stunting, penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA), penyuluhan penyakit degeneratif, HIV/AIDS, serta edukasi bahaya narkoba. Di beberapa lokasi, mahasiswa juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Selain itu, mahasiswa KKN turut aktif mendukung kegiatan Puskesmas dan Kelurahan di Kota Palu serta berperan dalam membantu masyarakat saat terjadi kondisi darurat di Kabupaten Banggai. Berdasarkan hasil evaluasi, Kabupaten Banggai dinilai masih layak menjadi lokasi pelaksanaan KKN STIFA Pelita Mas Palu pada periode berikutnya.

Berita

Implementasikan Tri Dharma, STIFA Pelita Mas Palu Laksanakan PkM di Desa Binaan dan Sekolah

Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFA) Pelita Mas Palu melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan yang diinisiasi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ini dilaksanakan di Kelurahan Lambara serta SMK Muhammadiyah 1 Palu dengan melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi S1 dan D3 Farmasi. Kegiatan PkM ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui edukasi penggunaan obat yang tepat, pemeriksaan kesehatan, serta pemberdayaan potensi lokal berbasis bahan alam. Kelurahan Lambara yang merupakan desa binaan STIFA Pelita Mas Palu menjadi lokasi pelaksanaan edukasi Program DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar) guna meningkatkan pemahaman masyarakat dalam pengelolaan obat di lingkungan rumah tangga. Selain edukasi obat, tim PkM juga memberikan pendampingan pemanfaatan bahan alam lokal berupa pelatihan pembuatan seduhan daun ungu kering. Pendampingan dilakukan mulai dari proses pemilihan bahan, pengeringan, hingga pengolahan menjadi simplisia yang memenuhi standar keamanan dan mutu. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pemanfaatan tanaman obat sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi berbasis produk kesehatan lokal. Sementara itu, kegiatan PkM di SMK Muhammadiyah 1 Palu difokuskan pada peningkatan literasi kesehatan remaja. Materi yang disampaikan meliputi pencegahan anemia, penggunaan antibiotik secara rasional, pengenalan faktor risiko gangguan ginjal, serta pentingnya konsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri. Sebagai bentuk edukasi aplikatif di bidang kefarmasian, siswa juga diberikan pelatihan pembuatan masker wajah alami berbahan dasar daun kelor. Ketua LPPM STIFA Pelita Mas Palu, Mariyani, M.Pharm., S.Ci menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen institusi dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. “Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, STIFA Pelita Mas Palu berupaya menghadirkan manfaat ilmu kefarmasian yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat dan kalangan pelajar,” ujarnya.

Berita

STIFA Pelita Mas Palu dan Pemprov Sulawesi Tengah Jalin Kerja Sama Program Beasiswa Berani Cerdas

Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFA) Pelita Mas Palu menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dan Kesepakatan Bersama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tentang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta pengembangan potensi sumber daya di Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua STIFA Pelita Mas Palu, Prof. Dr. apt. Joni Tandi, M.Kes, dan Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. Kerja sama tersebut juga mencakup pelaksanaan Program Beasiswa dan Bantuan Biaya Pendidikan Berani Cerdas bagi mahasiswa asal Sulawesi Tengah.

Berita

Kuliah Pakar Farmasi Onkologi, STIFA Pelita Mas Palu Hadirkan Prof. apt. Fatma Sri Wahyuni

STIFA Pelita Mas Palu kembali menyelenggarakan kegiatan akademik berupa Kuliah Pakar sebagai bagian dari upaya penguatan wawasan dan kompetensi sivitas akademika di bidang kefarmasian. Kegiatan ini menghadirkan pakar nasional yang berkompeten di bidang farmasi sehingga diharapkan mampu memperkaya pemahaman peserta terhadap perkembangan ilmu farmasi terkini. Kuliah Pakar kali disampaikan oleh Guru Besar Farmasi Universitas Andalas, Prof. apt. Fatma Sri Wahyuni, Ph.D, dengan mengangkat judul “Farmasi Onkologi: Dasar-dasar Onkologi, Kemoterapi dan Sitostatika.” Topik ini dipilih untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai konsep dasar onkologi, peran farmasis dalam terapi kanker, serta penggunaan obat kemoterapi dan sitostatika dalam praktik klinik. Kegiatan Kuliah Pakar dilaksanakan pada Kamis, 18 Desember 2025, mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai, dan diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting. Pelaksanaan secara daring diharapkan dapat menjangkau seluruh peserta secara efektif dan interaktif. Kuliah Pakar ini dihadiri oleh Ketua STIFA Pelita Mas Palu, Prof. Dr. apt. Joni Tandi, M.Kes, Wakil Ketua I Bidang Akademik, para dosen Program Studi S1 dan D3 Farmasi, serta mahasiswa dari kedua program studi tersebut. Kehadiran pimpinan dan dosen menunjukkan dukungan penuh institusi terhadap peningkatan kualitas akademik dan profesionalisme mahasiswa. Sebanyak 272 mahasiswa Program Studi S1 dan D3 Farmasi turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Antusiasme peserta mencerminkan tingginya minat terhadap pengembangan keilmuan farmasi, khususnya di bidang onkologi, serta komitmen STIFA Pelita Mas Palu dalam menciptakan lingkungan akademik yang unggul dan profesional dalam dunia kefarmasian.

Berita

Kuliah Pakar oleh Prof. apt. Fatma Sri Wahyuni, Ph.D dengan judul ” Farmasi Onkologi: Dasar-dasar Onkologi, Kemoterapi dan Sitostatika “

📢 PENGUMUMAN KULIAH PAKAR Kuliah Pakar oleh Prof. apt. Fatma Sri Wahyuni, Ph.D dengan judul ” Farmasi Onkologi: Dasar-dasar Onkologi, Kemoterapi dan Sitostatika ” 🗓️Kamis, 18 Desember 2025⏰09:00 – SelesaiJoin Zoom Meeting Klik 👇🏻🔗 https://us02web.zoom.us/j/82921733036?pwd=v3FQ4cTM7x5Ru7zBkgTJvP5aQAgLvE.1 Meeting ID: 829 2173 3036Passcode: 715072 *Semua Wajib Hadir

Berita

Diseminasi Pengalaman PKL Industri, STIFA Pelita Mas Palu Gelar Seminar Hasil PKL Mahasiswa

STIFA Pelita Mas Palu menyelenggarakan kegiatan Seminar Hasil Praktek Kerja Lapangan (PKL) Industri pada Selasa 16 Desember 2025 sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik dan wadah diseminasi pengalaman belajar mahasiswa selama menjalani PKL di LAFI AD (Lembaga Farmasi Angkatan Darat) dan LAFI AU (Lembaga Farmasi Angkatan Udara). Seminar hasil PKL dilaksanakan dengan tujuan memperkuat keterkaitan antara teori yang diperoleh di perkuliahan dengan praktik nyata di lingkungan industri. Selama pelaksanaan PKL, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mengenal secara langsung alur proses produksi, pengendalian mutu (Quality Control), penjaminan mutu (Quality Assurance), serta penerapan CPOB/CPOTB dan standar dokumentasi yang berlaku.Selain itu, mahasiswa juga belajar mengenai budaya kerja, kedisiplinan, keselamatan kerja, serta pentingnya integritas dan ketelitian dalam setiap tahapan proses kefarmasian. Dalam sesi presentasi, mahasiswa menyampaikan ringkasan kegiatan PKL meliputi unit kerja yang diikuti, keterampilan yang dipelajari, masalah yang ditemukan, hingga solusi atau rekomendasi perbaikan yang dapat menjadi masukan bagi pengembangan pembelajaran di kampus. Diskusi bersama dosen pembimbing dan penguji berlangsung aktif, menekankan kemampuan analisis mahasiswa, cara berpikir sistematis, serta kesiapan mereka memasuki dunia kerja kefarmasian yang menuntut kompetensi dan profesionalisme tinggi. Melalui kegiatan seminar ini, STIFA Pelita Mas Palu berharap pengalaman PKL di LAFI AD dan LAFI AU tidak hanya menjadi pemenuhan kurikulum, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter kerja, peningkatan wawasan industri, dan penguatan kompetensi mahasiswa dalam bidang kefarmasian industri.

Berita

STIFA Pelita Mas Palu Angkat Potensi Lokal dan Teknologi Modern dalam Seminar Nasional Kefarmasian

Desember 13, 2025 | Tidak ada komentar Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFA) Pelita Mas Palu menyelenggarakan Seminar Nasional bertema “Sinergi Teknologi Modern dan Potensi Kearifan Lokal dalam Pengembangan Obat Tradisional” secara daring melalui Zoom Meeting, Sabtu (6/11/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi akademisi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan potensi lokal di bidang kefarmasian. Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, dalam sambutannya menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Seminar Nasional Kefarmasian ke-8 tersebut. Ia menilai tema seminar sangat relevan dengan kondisi saat ini, mengingat pemanfaatan herbal telah lama dikenal masyarakat dan perlu dikembangkan melalui dukungan teknologi modern agar menghasilkan obat herbal yang layak dan dapat diterima secara luas. Ia berharap kegiatan ini memberikan manfaat bagi STIFA Pelita Mas Palu serta masyarakat Kota Palu. Seminar nasional ini secara resmi dibuka oleh Ketua STIFA Pelita Mas Palu, Prof. Dr. apt. Joni Tandi, M.Kes. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi serta menegaskan bahwa seminar ini menjadi wadah kolaborasi antara akademisi, peneliti, dan praktisi dalam rangka peningkatan mutu pendidikan tinggi dan inovasi di bidang farmasi. Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Dr. Kintoko selaku Ketua Umum Apoteker Praktik Herbal Indonesia (APHI), Dr. apt. Muhamad Thesa Ghozali, M.Sc., dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan kepakaran Pharmacy Informatics, AI, dan IoMT, serta Prof. Dr. apt. Joni Tandi, M.Kes. Categories: Lain-lain Post navigation ← STIFA Pelita Mas Palu Gelar Seminar Pusat Karir 2025 sebagai Upaya Mempersiapkan Alumni Menghadapi Transformasi Dunia Kerja Kupas Proses Perkuliahan Profesi Apoteker, STIFA Pelita Mas Palu Hadirkan Dekan Farmasi Universitas Megarezky →

Berita

Kupas Proses Perkuliahan Profesi Apoteker, STIFA Pelita Mas Palu Hadirkan Dekan Farmasi Universitas Megarezky

Desember 13, 2025 | Tidak ada komentar Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFA) Pelita Mas Palu menyelenggarakan kegiatan Sharing Session terkait proses perkuliahan Program Profesi Apoteker pada Sabtu, 29 November 2025, pukul 09.00 WITA. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya institusi dalam memberikan informasi dan pembekalan awal kepada mahasiswa mengenai tahapan pendidikan lanjutan profesi apoteker. Kegiatan tersebut menghadirkan Dr. apt. Besse Yuliana., S.Si., M.Si., Dekan Fakultas Farmasi Universitas Megarezky, sebagai pemateri utama, serta diikuti oleh Ketua Yayasan Pelita Mas Palu, Ibu Susanty Lolok Panggula, S.E., M.M. Dalam pemaparannya, Dr. apt. Besse Yuliana menjelaskan secara komprehensif alur perkuliahan Program Profesi Apoteker, mulai dari sistem pembelajaran, metode praktik kefarmasian, hingga capaian kompetensi yang harus dipenuhi oleh mahasiswa. Beliau juga mengulas berbagai tantangan yang kerap dihadapi selama menjalani pendidikan profesi, sekaligus peluang pengembangan karier bagi lulusan apoteker di berbagai bidang pelayanan, industri, dan pengembangan kefarmasian. Melalui kegiatan sharing session ini, peserta diharapkan memperoleh gambaran yang lebih jelas dan menyeluruh mengenai dunia pendidikan profesi apoteker serta kesiapan akademik dan mental yang diperlukan untuk mengikutinya. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana diskusi interaktif dan berbagi pengalaman yang bertujuan meningkatkan motivasi, wawasan, serta pemahaman peserta terhadap proses perkuliahan Program Profesi Apoteker. Categories: Lain-lain Post navigation ← STIFA Pelita Mas Palu Angkat Potensi Lokal dan Teknologi Modern dalam Seminar Nasional Kefarmasian Kuliah Pakar oleh Prof. apt. Fatma Sri Wahyuni, Ph.D dengan judul ” Farmasi Onkologi: Dasar-dasar Onkologi, Kemoterapi dan Sitostatika “ →

Berita

STIFA Pelita Mas Palu Gelar Seminar Pusat Karir 2025 sebagai Upaya Mempersiapkan Alumni Menghadapi Transformasi Dunia Kerja

November 29, 2025 | Tidak ada komentar STIFA Pelita Mas Palu sukses menyelenggarakan Seminar Pusat Karir 2025 dengan tema “Masa Depan Karir di Era Digital” pada Selasa, 25 November 2025. Acara yang dibuka oleh Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama Ibu Apt. Magfirah, S.Farm, M.Si ini diikuti oleh Alumni S1 dan D3 Farmasi ini menghadirkan tiga pemateri inspiratif dari bidang berbeda, namun memiliki satu benang merah: pentingnya adaptasi, inovasi, dan personal branding di era digital. Pemateri pertama, apt. Moh. Al Gifari Anwar, S.Farm., yang mengangkat tema distribusi farmasi dengan tajuk “Dari Gudang ke Kehidupan.” Ia menekankan bahwa distribusi obat adalah jantung pelayanan kesehatan, meski sering tidak terlihat. Digitalisasi dokumen, tracking system, dan cold chain product menjadi inovasi penting dalam menjamin mutu obat sampai ke pasien. Sesi berikutnya dibawakan oleh apt. Christine Eriska Timang, S.Farm., memaparkan bagaimana personal branding menjadi kunci karir apoteker rumah sakit. Dengan pengalaman lengkap di bidang farmasi klinis, ia menekankan pentingnya kompetensi, etika, komunikasi, dan reputasi sebagai modal besar dalam membangun kepercayaan tenaga medis dan pasien. Terakhir, Sutrisno Uta-Uta, founder #BelanjaSayurCerdas, menunjukkan peluang karir farmasis di dunia pertanian digital. Melalui branding, edukasi pangan sehat, dan pemanfaatan e-commerce, ia membuktikan bahwa farmasi dapat berkontribusi langsung pada perbaikan kualitas hidup masyarakat. Seminar ini membuka wawasan baru bahwa karir farmasi kini tak lagi terbatas—dari rumah sakit, gudang distribusi, hingga lahan pertanian digital (CT/2025). Categories: Lain-lain Post navigation ← Apresiasi Lulusan Berprestasi Mengisi Momen Wisuda XIX STIFA Pelita Mas Palu STIFA Pelita Mas Palu Angkat Potensi Lokal dan Teknologi Modern dalam Seminar Nasional Kefarmasian →

Scroll to Top